Gudang Siong Dan Pengoplosan BBM Di Lalap Sijago Merah 3 Orang Jadi Korban

- Redaksi

Selasa, 26 November 2024 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NET24JAM.ID || Medan Labuhan. – Satu gudang di duga tempat pengepulan pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) Jln.Yos Sudarso Km.15 Asrama Taransmigrasi lingk.II kel.Martubung kec.Medan Labuhan kota Medan Sumatera Utara yang banyak di kenal warga namanya Aloha, terbakar, Selasa (26/11/2024) dini hari sekitar pukul 02:30.00 WIB.

Akibatnya, tiga pekerja gudang menjadi korban dengan luka bakar pada tubuh permanen sekitar 70 sampai 80 persen yang di akibatkan sambaran api ke tubuh korban.

Menurut narasumber yang namanya tidak mau di publikasikan mengatakan kebakaran yang terjadi di gudang pengepulan dan pengoplosan BBM di gudang tersebut memakan korban tiga orang yakni Taufik Hidayat Lubis (47),Muzakir (40) dan Irfansyah alias Ulong (37) merupakan warga Medan Labuhan di bawa ke RS Delima untuk di lakukan pengobatan.

Sumber juga mengatakan lokasi dan bangunan pergudangan yang terbakar itu adalah milik Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumut.

Kebakaran gudang pengepul dan oplosan BBM tersebut sungguh sanggat dahsat terlihat dari cctv satu mobil tangki merah putih melaju keluar dari dalam gudang untuk di selamatkan dari amukan api dan jelas terlihat api mengejar mobil tangki tersebut seolah – olah hendak melahapnya.

Sumber juga mengatakan bangunan yang di jadikan tempat BBM tersebut sudah dapat izin atau tidak. Namun gedung itu sudah dua tahun lebih digunakan untuk pengepulan BBM,”jelas sumber.

Lebih lanjut sumber mengatakan pemilik dan pengelola merupakan dua orang yang berbeda pemilik Jhon Hen dan Miton dan korban yang kenak bakar merupakan anggota Milton”jelas Sumber.

Jhon Hen adalah mengolah BBM campuran dari minyak olahan warga kab. Langakat dan Aceh yang di sebut kondensat dan Miton sebagai pemasok BBM solar”terang sumber kembali.

Dua orang mafia BBM ini sudah berulang kali di muat di media namun aparat penegak hukum (APH) tidak bisa menindaknya hal ini di duga para mafia ini ada hubungan dengan petingginya atau memberikan upeti sehingga kegiatan ilegalnya berjalan dengan mulus.

“Kebakaran tadi pagi sangat marak dan kami warga sini sangat khawatir. Untuk itu kami harap pemerintah bertindak tegas agar gudang itu tidak aktif lagi,” ujarnya.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban saat di konfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan ada korban kebakaran dan masih di rawat di RS dan kalau yang meninggal Kapolres katakan nihil. (Fendi)

Berita Terkait

Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif Bagi Ekonomi Indonesia
Pelindo Regional 1 Belawan Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban untuk Masyarakat Sekitar Pelabuhan
Pelindo Regional 1 Raih Penghargaan dari UBKM MU pada Festival Beduk Idul Adha 1447 H
Pelindo Regional 1 Serahkan Hewan Qurban Kepada Masjid Sekitar Pelabuhan
Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan Di Perairan Nipa
Luar Biasa,Kampanye Pilkades Mono JuARA No.Urut 2 Di Banjiri Masyarakat Desa Pasar VI Kualanamu
PT Pelabuhan Indonesia Regional 1 Belawan Mengikuti Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026
Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha, Pelindo Regional 1 Gandeng 33 BKM Masjid Belawan dan Sekitarnya Salurkan Hewan Qurban

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:38 WIB

Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif Bagi Ekonomi Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:05 WIB

Pelindo Regional 1 Belawan Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban untuk Masyarakat Sekitar Pelabuhan

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:48 WIB

Pelindo Regional 1 Raih Penghargaan dari UBKM MU pada Festival Beduk Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:25 WIB

Pelindo Regional 1 Serahkan Hewan Qurban Kepada Masjid Sekitar Pelabuhan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:39 WIB

Luar Biasa,Kampanye Pilkades Mono JuARA No.Urut 2 Di Banjiri Masyarakat Desa Pasar VI Kualanamu

Berita Terbaru