NET24JAM.CO.ID : Deli Serdang, — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perkumpulan Advokat Negarawan Indonesia (AdNI) menggelar rapat pleno dengan agenda reshuffle kepengurusan di Hotel Miyana, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (25/04/2026).
Rapat yang berlangsung dari pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB tersebut menjadi momentum evaluasi kinerja pengurus sekaligus penataan ulang struktur organisasi untuk periode 2025–2030. Salah satu agenda utama adalah pemilihan Sekretaris Jenderal (Sekjen) melalui mekanisme voting tertutup.
Ketua Umum AdNI, Eka Putra Zakran, yang memimpin langsung jalannya rapat, menegaskan bahwa langkah reshuffle merupakan strategi organisasi dalam meningkatkan efektivitas dan akselerasi program kerja.
“Rapat pleno ini bagian dari evaluasi berjenjang setelah milad organisasi. Kita ingin memastikan roda organisasi berjalan cepat dan tepat, apalagi ke depan AdNI akan memperluas pembentukan DPC di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Menurut Eka, dinamika organisasi menuntut adanya penyegaran di tubuh kepengurusan, terutama bagi posisi yang dinilai belum optimal dalam menjalankan tugas.
“Ini bukan soal mengganti, tetapi menyegarkan. Kita ingin semua lini bergerak aktif agar mesin organisasi berjalan maksimal,” tegasnya.
Dalam proses penjaringan, terdapat tiga nama yang diusulkan sebagai calon Sekjen, yakni Sudirman Naibaho, Bismar Siregar, dan Muhardi.
Namun sebelum pemungutan suara, Sudirman Naibaho menyatakan mengundurkan diri, sehingga pemilihan mengerucut pada dua kandidat. Melalui voting tertutup yang berlangsung demokratis, Muhardi akhirnya terpilih sebagai Sekretaris Jenderal DPP AdNI. Sementara kandidat lainnya tetap akan diberi ruang strategis dalam struktur organisasi.
Eka menekankan bahwa seluruh kader memiliki peran penting dalam membangun organisasi, terlepas dari hasil pemilihan.
“Tidak ada yang kalah dalam proses ini. Semua tetap menjadi bagian penting dalam penguatan AdNI ke depan,” katanya.
Sementara itu, Muhardi menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta mendorong kemajuan organisasi.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ini adalah amanah besar. Saya berharap seluruh pengurus dapat bersinergi untuk membawa AdNI semakin berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat,” ucapnya.
Rapat pleno ini juga dihadiri Dewan Pengawas sebagai peninjau, termasuk Ketua Dewas Roos Nelly Koto bersama anggota Riswan Munthe dan Bismar Siregar,Adv Muhammad Putra Syahtamin ST.SH.MH.
Dengan restrukturisasi ini, AdNI optimistis mampu memperkuat konsolidasi internal dan mempercepat ekspansi organisasi di berbagai daerah di Indonesia.
Selanjutnya, adapun susunan DPP AdNI sisa Periode 2025-2030 berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 10/Kep.Rev/DPP-AdNI/IV/2026 tanggal 25 April 2016 yaitu, Ketua Umum Dr. (C) Eka Putra Zakran, SH MH, Sekretaris Jenderal Muhardi, SH, Bendahara Umum Adek Sikumbang, SH, Wakil Ketua Umum Dr. Yusuf Hanafi, SH MH dkk.
(Red)
Editor : Fendi






