Masyarakat Papua Demo Di Depan Pelindo Regional 1 Tuntut Besi Pipa Hibah PT Freeport

- Redaksi

Jumat, 1 Agustus 2025 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NET24JAM.CO.ID || Belawan : PT Pelindo Regional 1telah menahan 5.000 ton besi pipa asal Provinsi Papua sejak tahun 2012, Kantor Pelindo Regional 1 Belawan didemo oleh sejumlah warga asal Papua yang bermukim di Medan dan Sumatera Utara, Jumat (1/8/2025 ) sekira pukul 14:00.

Mereka menuntut pihak Pelindo Regional 1 agar segera mengeluarkan 5000 ton besi pipa pemberian dari PT Freeport dari lokasi Pelabuhan Belawan.

Aksi para pengunjuk rasa warga Papua yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Adat Suku Kumoro (Lemasko ) di depan Kantor Pelindo Regional 1 mendapat pengawalan dari sejumlah personel Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Belawan juga TNI AL dan TNI AD.

Dalam tuntutannya, perwakilan masyarakat Papua meminta agar bisa secepatnya memindahkan barang berupa pipa besi yang dikirim dari PT Freeport ke Pelabuhan Belawan sebagaimana perjanjian PT Freeport dengan masyarakat Papua lewat lembaga Lemasko.

Dari aksi yang di lakukan masyarakat Papua pihak Pelindo Regional 1 mengundang perwakilan dari masyarakat Papua,Samsul dan Leo juga teman-temannya sebanya 6 orang untuk di bawa ke dalam Kantor.Namun hasil di musyawarah tersebut pihak Pelindo tidak bisa membuktikan kepemilikan besi pipa tersebut”jelas Samsul kepada media.

Hingga pukul 15:00, massa aksi demo masih berdialog dengan pihak Pelindo Regional 1 Belawan tidak menemukan hasil yang masyarakat Papua harapkan bahwa mereka mengklem Besi pisa merupakan hibah dari PT Freeport kepada masyrakat Papua Timika”terang Leo kembali.

“Masyarakat Papua mengklem bahwa 5000 ton besi pipa tersebut merupakan dari hibah dari PT Freeport kepada masyarakat Papua dan jumlahnya diduga sudah berkurang di perkirakan oleh tim survei di lapangan besi pipa tersebut yang berada di Pelindo Regional 1 tinggal 2000 ton.

Dalam hal ini Masyarakat Papua dan mahasiswa meminta ke pada Presiden Prabowo agar mengantensikan ke Pelindo untuk menyelesaikan masalah yang di alami masyarakat Papua.
(Fen/mono)

Berita Terkait

Desainer Binaan Pelindo Regional 1 Tampil di Medan Fashion Trend 2026
Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%
Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba Dalam Enam Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti
Warga Minta Kepada Kapolres Yang Baru Tindak Judi Tembak Ikan Logo GBM 99 Yang Menguasai Medan Utara
Luar Biasa,Sudah 15 Hari Lebih Surat Audensi Dari ALAMI Tak Ada Juga Jawaban Dari PT KIM
Pelindo Regional 1 Gelar General Manager Upskilling Program untuk Perkuat Fundamental Bisnis
5 Bulan Laporan Warga Ke Polres Pelabuhan Belawan Diduga Sengaja Dilambankan Kasat Reskrim Bungkam
Pelindo Regional 1 Gelar Lomba Lingkungan Di Belawan, Libatkan 143 Lingkungan Dari 6 Kelurahan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:13 WIB

Desainer Binaan Pelindo Regional 1 Tampil di Medan Fashion Trend 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:03 WIB

Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:07 WIB

Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba Dalam Enam Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:23 WIB

Warga Minta Kepada Kapolres Yang Baru Tindak Judi Tembak Ikan Logo GBM 99 Yang Menguasai Medan Utara

Senin, 20 Juli 2026 - 15:48 WIB

Luar Biasa,Sudah 15 Hari Lebih Surat Audensi Dari ALAMI Tak Ada Juga Jawaban Dari PT KIM

Berita Terbaru

Berita Terkini

Desainer Binaan Pelindo Regional 1 Tampil di Medan Fashion Trend 2026

Jumat, 24 Jul 2026 - 22:13 WIB