NET24JAM.CO.ID : Padangsidimpuan,-
Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) Yusrizal Nasution yang akrab disapa Ucok Rijal diwakili Kabid Humas Bahri Siregar melakukan kunjungan silaturahmi ke sekolah SMPN 8 Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Senin, 14/9/2026.
Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Kepala Sekolah SMPN 8 Kota Padangsidimpuan, Armila Sari Lubis, S.Pd.i diruangan kerjanya. Terkait peran media siber, mereka membahas dunia pendidikan dikota Padangsidimpuan khususnya di SMPN 8 agar terus ditingkatkan.
“Media siber merupakan wadah informasi publik untuk memberikan dan menyampaikan berita terverifikasi untuk kepentingan publik, Saya berharap para pemilik media terkhusus JMSI Tabagsel dan para jurnalis bisa bekerja dengan profesional dan mengedepankan konfirmasi secara langsung saat ingin menyampaikan suatu pemberitaan agar masyarakat tidak termakan isu yang belum tentu benar dan hoax serta disinformasi”. Ujar Kepsek SMPN 8 Kota Padangsidimpuan.
Kepsek Armila menambahkan bahwa saat ini SMPN 8 memiliki 33 guru dan 7 orang tenaga pendidik dengan jumlah 550 peserta didik.
“Setiap hari pada jam pembelajaran, para guru dan tenaga pendidik sangat bersemangat mengajar dan berdedikasi penuh. Saya sangat mengapresiasi mereka semua”. Imbuhnya.
Kepsek SMPN 8 Padangsidimpuan, Armila Sari Lubis juga menuturkan bahwa sekolah yang dipimpinnya selama dua tahun ini sudah banyak perubahan, mutu, kualitas, serta pelayanan pendidikan terus ditingkatkan untuk mencetak generasi emas di Bumi Salumpat Saindege yang dikenal dengan Kota Salak.
Sebelumnya, Kabid Humas SMSI Tabagsel Bahri Siregar menceritakan bahwa beberapa waktu lalu ia melakukan tugas jurnalistik dilokasi banjir di Desa Huta Lombang dan berketepatan Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 8 dan jajarannya serta siswa-siswi mendatangi lokasi untuk menyerahkan bantuan sosial kepada warga dan orangtua peserta didik yang terdampak bencana banjir.
“Saat itu kegiatan penyaluran bantuan SMPN 8 tersebut saya abadikan di satu karya jurnalistik, dan mendapat respon baik dari Kepala Desa Huta Lombang, Hilman Bandaharo dan masyarakat sekitar”. Ungkap Bahri.
Banyak hal yang kami perbincangkan dengan Ibu Kepsek yakni membahas peran media siber dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dan dunia pendidikan. tuturnya.
Sementara itu, Ketua JMSI Tabagsel Yusrizal Nasution yang akrab disapa Ucok Rizal melalui Kepala Bidang Humas Bahri Siregar mengatakan bahwa dunia pendidikan tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan berbagai elemen masyarakat.
“Kehadiran Media Siber maupun JMSI Tabagsel dan media yang tergabung didalamnya kini bukan sekadar penyampai informasi saja, melainkan menjadi mitra strategis yang berperan vital dalam memajukan, mengawasi, serta membangun kesadaran bersama terhadap kualitas pendidikan daerah”. Katanya.
Lebih lanjut, “Media berperan sebagai corong informasi yang menyampaikan kebijakan, program, dan terobosan pendidikan kepada masyarakat luas. Mulai dari kebijakan Dinas Pendidikan, kurikulum baru, hingga kegiatan-kegiatan di sekolah. Media siber memastikan informasi tersebut dapat diakses oleh orang tua, guru, dan warga Kota Padangsidimpuan”. ujar Bahri.
Humas JMSI menambahkan bahwa Media siber juga sebagai ruang aspirasi yang sangat penting bagi dunia pendidikan. “Melalui media, suara guru, siswa, maupun pemangku kepentingan dapat tersalurkan dan didengar bersama, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan pendidikan kita”. ucapnya.
Selain itu, media siber juga berfungsi sebagai pengawas sosial. Ketika ditemukan kendala disekolah mulai dari fasilitas sekolah yang belum memadai, distribusi bantuan, hingga pelayanan pendidikan, Media bisa mengangkatnya ke permukaan publik bukan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai bahan perbaikan bersama. Hal ini mendorong pemerintah dalam membangun dunia pendidikan.
Menjembatani Pemerintah dan Masyarakat
Di Kota Padangsidimpuan, media siber menjadi jembatan penghubung antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Ketika pemerintah merencanakan program pendidikan, media membantu mensosialisasikan. Ketika masyarakat memiliki harapan dan keluhan, media menjadi wadah penyampaiannya. Sinergi ini menciptakan iklim pendidikan yang terbuka, partisipatif, dan transparan.
Berbagai kegiatan seperti kunjungan monitoring ke sekolah, pelatihan guru, hingga diskusi pendidikan yang diberitakan media, turut meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap dunia pendidikan. Hal ini mendorong partisipasi warga untuk lebih peduli dan berkontribusi nyata dalam memajukan pendidikan daerah.
Terakhir, Bahri berharap dengan peran yang semakin strategis, media siber di Kota Padangsidimpuan diharapkan terus hadir sebagai mitra yang membangun, menyajikan berita yang berimbang, mendidik, dan menginspirasi.
(Dedi Tison).
Editor : Fendi






