Sungai Bah Sombu Meluap Mengakibatkan Banjir Bandang Sepasang Pasutri Hanyut Terbawa Arus Air

- Redaksi

Kamis, 26 Desember 2024 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NET24JAM.ID || Simalungun.-
Bencana alam terjadi di kabupaten Simalungun Sumatera Utara,sungai Bah Sombu,Nagori Bangun Raya kecamatan Raya Kaheyan meluap mengakibatkan banjir bandang pada Selasa malam (24/12/2024) di saat menyambut Natal Nasional.

Akibat dari banjir bandang sepasang suami istri (Pasutri) yang sudah lanjut usia Ramiden Damanik alias Biden (70) dan Sania Saragih alias Niang (41) hanyut terbawa banjir bandang.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menjelaskan bahwa kejadian ini bermula saat Kapolsek Raya Kahean, IPTU Lumban Sirait, S.H., menerima laporan dari masyarakat terkait hanyutnya sebuah rumah di Sungai Bah Sombu pada pukul 18.00 WIB.

Bersama dengan personel Polsek Raya Kahean, AIPDA Leonardo F.H. Bancin (Kanit Intelkam), AIPDA M.M.R.F. Nababan (Bhabinkamtibmas), dan BRIGPOL Jerry A. Rajagukguk (Piket SPKT), serta Pangulu Bangun Raya Jon Edy Purba dan Kapolsek langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

Di lokasi kejadian ditemukan bekas pondasi rumah, sisa-sisa bangunan seperti atap seng, besi, parang, dan pecahan kaca, serta pohon dan rumpunan bambu yang tumbang diduga akibat terjangan air.

“Saat dilakukan pengecekan di TKP, kedua korban yang merupakan suami istri tidak ditemukan lagi,” ujar AKP Verry Purba.

Berdasarkan keterangan Termina Turnip warga sekitar bencana ia terakhir bertemu dengan Niang Saragih sekitar pukul 17.00 WIB di Simpang Lapangan Bola Sindar Raya sepulang mencari brondolan sawit. Saat itu Niang Saragih sempat melakukan siaran langsung (live) di Facebook miliknya, menunjukkan air sungai sudah mulai meluap dan masuk ke dalam rumahnya.

Anto, warga lainnya, juga memberikan keterangan bahwa ia terakhir melihat Biden Damanik di rumahnya sekitar pukul 15.00 WIB, duduk di teras yang sedang sakit.

Polsek Raya Kahean bersama dengan personel Polsek, Koramil 20 Raya Kahean, pegawai Kecamatan Raya Kahean, dan masyarakat, melakukan evakuasi barang-barang milik korban.

Mereka menemukan satu unit sepeda motor Honda Revo warna putih milik korban di dalam sungai dan telah diserahkan kepada keluarga.

Pencarian korban dihentikan sekitar pukul 23.00 WIB karena situasi di lokasi belum aman dan gelap oleh gabungan pihak kecamatan, Tim SAR dan di lanjutkan keesokan harinya.Selanjutnya pihak dari BPBD Simalungun kemudian dihubungi untuk melakukan langkah selanjutnya serta membuat Laporan Polisi terkait bencana alam.

Pada Rabu (25/12/2024) pagi, sekitar pukul 09.00 WIB, setelah apel dan arahan dari Camat Raya Kahean dan Kapolsek Raya Kahean, kegiatan evakuasi barang-barang dan pencarian terhadap kedua korban dilanjutkan. Tim pencarian dibagi menjadi dua, yang terdiri dari Koramil 20 Raya, Polsek Raya Kahean, pegawai kantor Kecamatan, dan masyarakat. Tim pertama mencari dari rumah korban ke arah Huta IV Maratur Nagori Sambosar Raya, sementara tim kedua mencari sebaliknya.

Sekitar pukul 10.15 WIB, korban pertama, Sania Saragih alias Niang Saragih, ditemukan terjepit di antara pepohonan bambu di pinggir aliran sungai Bah Sombu di Huta IV Maratur Nagori Sambosar Raya. Korban ditemukan sudah meninggal dunia dan kemudian dievakuasi kemudian tim melanjutkan pencarian bersama pihak BPBD Simalungun Biden belum di temukan.

Tak lama kemudian, sekitar pukul 10.40 WIB, korban kedua, Ramiden Damanik alias Biden Damanik, ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan mayat istrinya

Kedua korban kemudian dibawa ke Puskesmas Sindar Raya untuk dilakukan visum luar dan membersihkan tubuh korban yang dipimpin oleh Dokter Sri Rahayu.

AKP Verry Purba menyampaikan personil dan Kapolsek Raya Kaheyan mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban dan berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam.
(Fendi)

Berita Terkait

Harlah LP Ma’arif NU Sumatera Utara ke-97 Berlangsung Khidmat dengan Komitmen Membangun Generasi Unggul dan Berkarakter Aswaja
Pelindo Regional 1 Hadiri Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional 2026
Kepsek SMPN 8 Padangsidimpuan Sambut Hangat Kunjungan JMSI Tabagsel
Pelindo Regional 1 Gelar Pelatihan Penghijauan dan Penanaman Pohon Berbasis Masyarakat Di Belawan
Pelindo Kenalkan Potensi Pelabuhan Belawan Kepada Pelaku Usaha Dalam Rangkaian IMT-GT 2026
Apel September 2026, Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Kesiapan Insan Perusahaan
Pelindo Regional 1 Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
Pelindo Regional 1 Dukung Acara Car Free Day Di Belawan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:37 WIB

Harlah LP Ma’arif NU Sumatera Utara ke-97 Berlangsung Khidmat dengan Komitmen Membangun Generasi Unggul dan Berkarakter Aswaja

Kamis, 17 September 2026 - 17:14 WIB

Pelindo Regional 1 Hadiri Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional 2026

Selasa, 15 September 2026 - 11:06 WIB

Kepsek SMPN 8 Padangsidimpuan Sambut Hangat Kunjungan JMSI Tabagsel

Jumat, 11 September 2026 - 08:22 WIB

Pelindo Regional 1 Gelar Pelatihan Penghijauan dan Penanaman Pohon Berbasis Masyarakat Di Belawan

Kamis, 10 September 2026 - 08:00 WIB

Apel September 2026, Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Kesiapan Insan Perusahaan

Berita Terbaru

Berita Terkini

Kepsek SMPN 8 Padangsidimpuan Sambut Hangat Kunjungan JMSI Tabagsel

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:06 WIB