Polres Taput Terus Kembangkan Pengroyokan Dan pengrusakan Di Pahae Jae

- Redaksi

Kamis, 7 November 2024 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Taput Terus Kembangkan Pengeroyokan Dan Pengrusakan Di Pahae Jae

NET24JAM.ID||Tapanuli Utara.-Sat Reskrim Polres Tapanuli Utara (Taput) terus melakukan penyelidikan untuk pengembangan terhadap pelaku-pelaku lainnya penganiayaan secara bersama-sama dan pengeroyokan serta pengerusakan yang terjadi di Desa Nahornop Marsada, Pahae Julu.

“Lebih dari lima orang pelakunya sesuai dengan keterangan korban,”jelas Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak melalui Kasi Humasnya Aiptu Walpon Baringbing kepada awak media, Kamis (7/11).

Hasil pemeriksaan tersangka juga saksi-saksi oleh penyidik Baringbing mengatakan mendapat keterangan tambahan bahwa tersangka lain masih ada yang turut terlibat dalam peristiwa itersebut sehingga penyelidikan terus dilakukan agar bisa terang benderang.

“Video rekaman peristiwa pengeroyokan dan pengerusakan yang tersebar di media sosial saat ini juga terus di identifikasi dan di analisa perdetiknya agar para pelaku yang terekam dalam video teridentik secara pasti,” ungkap Baringbing.

Diterangkan Baringbing, pengakuan David Ari Okto bersama rekan korbannya saat membuat laporan di Polres Taput yang melakukan pengeroyokan lebih dari lima orang.

Selain dari 4 korban, saksi yang melihat terjadinya penganiayaan dan pengrusakan tersebut juga mengakui bahwa pelakunya lebih dari 5 orang ungkap Baringbing sembari mengatakan penyidik sudah memerika 15 orang saksi.

Dikuatkan lagi dengan bukti pentunjuk yang sudah dimiliki oleh penyidik berupa rekaman visual, terlihat dengan jelas bahwa di TKP banyak yang ikut melakukan pengeroyokan dan 4 orang sudah amankan.

Ke 4 orang tersebut yakni RJS (42), YOS ( 52 ), DP (40 ) dan RS ( 35 ) setelah mereka di periksa 3 dari mereka terpenuhi alat bukti yang kuat melakukan tindak pidana sehingga dilakukan penahan. Sedangkan 1 orang atas nama RS belum cukup bukti yang kuat, sehingga kurang dari 24 jam di kembalikan ke rumahnya.(Fesny Anwar Manalu)

Berita Terkait

Pabrik Pengolah Berbahan Baku Karet PT GMP DI Lalap Sijago Merah
Warga Bagan Deli Keluhkan Walau Bersebelahan Dengan Kantor Polisi Tauran Kerap Terjadi
Pelindo Regional 1 Belawan Dan SPMT Branch Belawan Lepas Kapal Terakhir 2025 Dan Sambut Kapal Perdana Awal Tahun 2026
Personel BKO Brimob Polda Banten Perkuat Operasi Aman Nusa II, Lanjutkan Pembersihan Sekolah
Pelindo Dukungan BNN Lakukan Tes Urine ABK Di Pelabuhan Belawan
Pelindo Regional 1 Belawan Pastikan Kesiapan Terminal Bandar Deli Dalam Melayani Arus Penumpang Natal
Pelindo Dukung Pengiriman Cadangan Beras Pemerintah ke Pulau Nias
Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Layanan Melalui Evaluasi Kinerja Terminal Curah Kering Dan Terminal Kendaraan

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:46 WIB

Pabrik Pengolah Berbahan Baku Karet PT GMP DI Lalap Sijago Merah

Senin, 26 Januari 2026 - 21:58 WIB

Warga Bagan Deli Keluhkan Walau Bersebelahan Dengan Kantor Polisi Tauran Kerap Terjadi

Selasa, 6 Januari 2026 - 09:12 WIB

Pelindo Regional 1 Belawan Dan SPMT Branch Belawan Lepas Kapal Terakhir 2025 Dan Sambut Kapal Perdana Awal Tahun 2026

Kamis, 25 Desember 2025 - 21:42 WIB

Pelindo Dukungan BNN Lakukan Tes Urine ABK Di Pelabuhan Belawan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 06:32 WIB

Pelindo Regional 1 Belawan Pastikan Kesiapan Terminal Bandar Deli Dalam Melayani Arus Penumpang Natal

Berita Terbaru

Berita Terkini

Pabrik Pengolah Berbahan Baku Karet PT GMP DI Lalap Sijago Merah

Rabu, 28 Jan 2026 - 10:46 WIB

Kabar TNI-POLRI

Satnarkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pengedar Narkoba

Jumat, 23 Jan 2026 - 14:54 WIB