Pemkab Tapsel Terima Sertifikat Dari Kemenkes RI Tak Terlepas Dukungan Masyarakat

- Redaksi

Kamis, 21 Agustus 2025 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NET24JAM.ID || Tapanuli Selatan, –
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara resmi menyerahkan sertifikat eliminasi kusta, filariasis limfatik, dan frambusia kepada sejumlah daerah di Indonesia.

Penyerahan dilakukan oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D., di ruang Siwabessy, Gedung Sujudi Kementerian Kesehatan, Jalan H.R. Rasuna Said Blok X-5 Kav 4-9, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (20/8/2025).

Salah satu daerah penerima sertifikat adalah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara. Sertifikat diterima langsung oleh Bupati Tapsel, H. Gus Irawan Pasaribu, didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Tapsel, dr. Emilda Arasanti, M.K.M.

Bupati Gus Irawan menyebut pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat. “Ini bukan hasil kerja singkat, melainkan buah dari perjalanan panjang. Saya mengucapkan terima kasih kepada tenaga kesehatan, aparat desa, tokoh masyarakat, dan warga Tapsel yang dengan penuh kesadaran mengikuti program pencegahan. Sertifikat ini saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Tapanuli Selatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gus Irawan menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap filariasis atau penyakit kaki gajah, yang disebabkan cacing nematoda seperti Wuchereria bancrofti, Brugia malayi, dan Brugia timori. Penyakit ini menyerang sistem limfatik dan dapat berujung pada elephantiasis atau pembesaran ekstrem anggota tubuh.

Sementara itu, Plt. Kadis Kesehatan Tapsel, dr. Emilda Arasanti, M.K.M menjelaskan bahwa keberhasilan eliminasi filariasis dicapai melalui perjalanan panjang sejak kasus pertama ditemukan pada 2008. Pemerintah Tapsel melaksanakan program Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) filariasis selama lima tahun (2008–2012), dilanjutkan pengobatan tambahan pada 2015–2016.

“Program ini didukung surveilans epidemiologi berlapis serta morbidity management and disability prevention (MMDP) bagi kasus yang sudah ada. Hasil uji survei WHO pada 2014, 2018, dan 2022 menunjukkan nihil kasus, artinya rantai penularan berhasil diputus,” jelas Emilda.

Dengan capaian tersebut, Tapanuli Selatan kini menjadi satu dari tujuh daerah di Indonesia yang dinyatakan keluar dari status endemis filariasis. Enam daerah lainnya adalah Kabupaten Karawang, Kabupaten Nias, Kota Sawahlunto, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pasaman Barat, dan Kabupaten Sidenreng Rappang.

Keberhasilan ini menandai langkah maju bagi Indonesia dalam upaya mengeliminasi penyakit menular tropis, sekaligus menjadi motivasi bagi daerah lain untuk memperkuat program pencegahan berbasis masyarakat.

Sumber : Prokopim Tapsel
(Dedi Tison).

Berita Terkait

PAC PP Padangsidimpuan Tenggara Laksanakan Safari Ramadhan Sekaligus Buka Bersama
Proyek Pengadaan Air Bersih Dan Retribusinya Desa Pasar VI Kualanamu Minta APH Di Evaluasi Kembali
Adi Lesmono Akan Lakukan Perubahan Apa Bila Terpilih Jadi Kades Desa VI Kualanamu
RPP PP Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Yang Terpilih Agar Bermanfaat Bagi Masyarakat
Khidmat Dan Penuh Makna, 98 Murid Baru Ikuti Baiat PPITTNI Di Padangsidimpuan
Pasca Bencana, Desa Tandihat Tapsel Sudah Tidak Aman Untuk Ditempati
Zikir Akbar PPITTNI Di Padangsidimpuan Gaungkan Seruan Kembali ke Jalan Allah
Banjir dan Longsor Di Tapanuli Selatan Lumpuhkan Aktivitas Kontraktor

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 18:22 WIB

Proyek Pengadaan Air Bersih Dan Retribusinya Desa Pasar VI Kualanamu Minta APH Di Evaluasi Kembali

Senin, 23 Februari 2026 - 23:21 WIB

Adi Lesmono Akan Lakukan Perubahan Apa Bila Terpilih Jadi Kades Desa VI Kualanamu

Jumat, 6 Februari 2026 - 07:43 WIB

RPP PP Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Yang Terpilih Agar Bermanfaat Bagi Masyarakat

Kamis, 25 Desember 2025 - 07:02 WIB

Khidmat Dan Penuh Makna, 98 Murid Baru Ikuti Baiat PPITTNI Di Padangsidimpuan

Senin, 15 Desember 2025 - 14:44 WIB

Pasca Bencana, Desa Tandihat Tapsel Sudah Tidak Aman Untuk Ditempati

Berita Terbaru

Berita Terkini

Pelindo Regional 1 Santuni Anak Yatim Di Wilayah Operasional

Selasa, 17 Mar 2026 - 13:16 WIB