NET24JAM.CO.ID :Belawan,- Pelaku tauran di Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawa tidak ada henti-hentinya walaupun wilayah tersebut bersebelahan dengan Mapolres Pelabuhan Belawan yang pelakunya anak-anak dan ada juga yang dewasa,Senin (26/1/2026).
Akibat seringnya terjadi tauran membuat para warga yang tinggal di Bagan Deli merasa terganggu keamanan dan kenyamanannya sehingga dengan spontan warga yang di didominasi para emak-emak melakukan demo ke jalan dan juga ke Mapolres Pelabuhan Belawan untuk di perhatikan yang serius wilayah tempat tinggalnya yang kerap kali di lakukan tauran.
Akibat dari para pendemo yang turun ke jalan Pelabuhan Belawan sempat macet dan setelah petugas kepolisi melakukan pendekatan dengan persuasif, akhirnya masyarakat yang didominasi ibu rumah tangga itu mau membubarkan diri dan arus lalu lintas kembali normal.
Mhd.Safri warga Lorong Pertamina Kel.Bagan Deli merasa terganggu atas ulah dan para pelaku tauran dan tempat jualan istrinya pernah di rusak oleh pelaku”terangnya kepada media ini.
Kedatangan ratusan warga tersebut akibat merasa sudah sangat resah dan ingin melapor serta meminta polisi bertindak tegas.
Setelah beberapa saat menunggu, sejumlah perwakilan masyarakat yang terdiri dari tokoh masyarakat dan Kepling bertemu dan diterima Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Belawan AKP AE Rambe.
Usai pertemuan perwakilan masyarakat Jauhari Ayat mengatakan, pihaknya meminta polisi bertindak tegas menangkap pelaku tawuran dan tetap melakukan patroli di Kelurahan Bagan Deli selama 24 jam.
Sementara itu, Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Belawan AKP AE Rambe mengaku telah menerima aspirasi masyarakat dan akan meneruskannya ke pimpinan.
Terakhir, peristiwa tawuran di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan terjadi padaMinggu (25/1/2026) malam.
Pelaku tawuran yang terdiri dari anak anak dan orang dewasa melakukan perbuatan anarkis dengan cara membakar sejumlah barang-barang yang terletak di teras maupun di tempat jualan warga.
Warga kecewa dan merasa tidak ada manfaatnya Mapolres bersebelahan dengan tepat tinggal mereka keamanan dan kenyamanan sudah tidak kondusif lagi”keluh warga dengan wajah kesal.
(Fen)
Editor : Fendi






